Pendekatan Saintifik

Pengertian Saintifik

Saintifik merupakan sebuah metode yang baru-baru ini muncul. Kehadirannya dinilai sangat efektif untuk pembelajaran. Mengapa demikian? Karena dalam pendekatan saintifik ini mengedepankan prinsip 5M yang pada dasarnya kegiatan yang dilakukan itu mengambil dari kegiatan yang dilakukan seorang peneliti. Dengan menerapkan pendekatan saintifik ini, siswa akan dipacu segala aspek yang dimilikinya untuk senantiasa dikembangkan, tentunya dengan menerapkan kegiatan saintifik 5M yang dimaksudkan tadi.

5M Dalam Pendekatan Saintifik

Seperti yang diutarakan di atas, bahwa pendekatan saintifik itu berprinsip yakni 5M. Apa itu 5M? 5M itu adalah:
  1. Mengamati
  2. Menanya
  3. Mengumpulkan Informasi
  4. Mengasosiasikan/Mengolah Informasi
  5. Mengkomunikasikan

Adapun 5M yang dijelaskan di atas, akan di bahas satu persatu di bawah ini:

1. Mengamati

Kegiatan ini merupakan kegiatan yang pertama sekali dilakukan seorang guru bilamana menerapkan pendekatan saintifik ini. Kegiatan mengamati maksudnya disini adalah bahwa siswa itu diarahkan untuk mengamati, tentunya mengamati media yang ditampilkan guru.

Oleh sebab itu, sebelum menerapkan hal ini, maka guru terlebih dahulu mempersiapkan media yang dirasa cukup mendukung untuk pembelajaran saat itu. Media yang disajikan tentu kembali kepada guru itu sendiri, bisa menggunakan media cetak, media elektronik, media visual, media audio, atau bahkan media audio visual.

Sebut saja guru menggunakan media audio visual. Siswa itu diberikan waktu untuk mengamati media yang ditampilkan guru di depan kelas. Sebaiknya gunakan waktu yang tidak terlalu lama agar pembelajaran tereksan efektif.

2. Menanya

Menanya disini maksudnya adalah memberikan kesempatan kepada para siswa untuk bertanya. Adapun pertanyaan yang dimaksudkan adalah yang berkaitan dengan media yang disajikan sebelumnya.

Setelah mengamati, tentunya siswa itu sedikit mengetahui tentang media yang ditampilkan sebelumnya. Oleh sebab itu, selanjutnya guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya tentang apa yang disajikan dalam media tadi.

Bila beberapa pertanyaan disajikan, mungkin akan lebih menarik bilamana guru memberikan kesempatan pula kepada teman yang lainnya untuk menjawab dari pertanyaan itu, sebelum guru menjawab pertanyaannya.

3. Mengumpulkan Informasi

Mengumpulkan informasi disini maksudnya adalah lanjutan dari kegiatan sebelumnya, yaitu bertanya. Setelah bertanya dan mendapatkan beberapa jawaban atau informasi, tentunya siswa itu akan lebih kaya dengan informasi yang ada tentang media yang ditampilkan. Bahkan, dimungkinkan siswa yang tidak memahami akan media itu saat poin pertama (mengamati), akan lebih mengerti pada tahapan ini disebabkan karena adanya informasi yang lahir dari pertanyaan dan jawaban di sekelilingnya terkait media yang ditampilkan itu.

Mengumpulkan informasi ini sejatinya kegiatan yang dilakukan siswa secara personal atau pribadi.

4. Mengolah Informasi

Mengolah informasi maksudnya disini adalah kegiatan memahami informasi yang ada. Kegiatan ini dilakukan siswa untuk membantu membulatkan opini siswa itu sendiri secara personal. Dengan kegiatan ini, siswa itu diyakini akan terangkum dalam benaknya tentang materi yang disajikan kala itu dengan bantuan media dan informasi yang beredar.

Dalam tahapan ini, informasi yang dirangkum siswa tidak hanya sebatas media yang ditampilkan di kelas kala itu saja, melainkan hal yang lebih luas dari itu. Maksudnya, informasi yang didapati dari lingkungan luar sekolah juga menjadi objek dalam kegiatan ini. Misalnya, media yang ditampilkan guru kala itu adalah tentang praktik sholat, dan siswa memiliki informasi tentang praktik sholat dari Masjid di daerah ia tinggal. Tentu, ini merupakan informasi yang didapatkan siswa dari luar dan sangat baik untuk mendukung kegiatan saintifik ini.

5. Mengkomunikasikan

Mengkomunikasikan disini maksudnya adalah mempresentasikan. Ini merupakan langkah akhir dari kegiatan 5M dalam pendekatan saintifik. Bila informasi sudah dirangkum oleh siswa, lalu kemudian diberikan tugas-tugas yang ada, maka selanjutnya tinggal mengkomunikasikan hasil kerja siswa.

Kegiatan yang dapat dilakukan yakni memberikan kesempatan kepada siswa untuk mempresentasikan hasil kerjanya di depan kelasnya.

Beberapa penjelasan di atas itu merupakan hal yang biasa atau termasuk dalam kegiatan yang dilakukan seorang peneliti. Pendekatan saintifik mengedepankan hal yang demikian, dan diharapkan pendekatan ini mampu memperbaiki kualitas pembelajaran di era modern ini.

0 Response to "Pendekatan Saintifik"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel